Jumat, 19 Oktober 2012

Sistem Informasi Manajemen


merupakansistem informasiyang menghasilkan hasilkeluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukanuntuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
Tujuan Umum Sistem Informasi Manajemen :
Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk,dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwamanajer dan pengguna lainnya perlu memiliki akses keinformasiakuntansimanajemen dan mengetahui bagaimana cara menggunakannya. Informasiakuntansi manajemen dapat membantu mereka mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikanmasalah, dan mengevaluasi kinerja (informasi akuntansi dibutuhkan dam dipergunakan dalam semuatahap manajemen, termasuk perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan).Proses manajemen didefinisikan sebagai aktivitas-aktivitas:

 
Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitasmanajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan danidentifikasimetode untuk mencapai tujuan tersebut.
Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencanadibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harusmemonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimanamestinya.Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakankorektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara berbagaialternativedisebut dengan proses pengambilan keputusan. Fungsi manajerial ini merupakan jalinan antara perencanaandan pengendalian. Manajer harus memilih diantara beberapa tujuan dan metode untuk melaksanakan tujuan yang dipilih. Hanya satu dari beberapa rencana yang dapat dipilih.Komentar serupa dapat dibuat berkenaan dengan fungsi pengendalian.SIM merupakan kumpulan dari sistem informasi:
(accounting information systems)
, menyediakan informasi dantransaksi keuangan.
Sistem informasi pemasaran
(marketing information systems)
, menyediakan informasi untuk  penjualan, promosi penjualan, kegiatan-kegiatan pemasaran, kegiatan-kegiatan penelitian pasar dan lain sebagainya yang berhubungan dengan pemasaran.
Sistem informasi manajemen persediaan
(inventory management information systems)
.
Sistem informasi personalia
(personal information systems)
.•
Sistem informasi distribusi
(distribution information systems)
.•
Sistem informasi pembelian
(purchasing information systems)
.•
Sistem informasi kekayaan
(treasury information systems)
.•
Sistem informasi analisis kredit
(credit analysis information systems)
.•
Sistem informasi penelitian dan pengembangan
(research and development information systems)
.•
Sistem informasi analisis
 software
 •
Sistem informasi teknik 
(engineering information systems)
Oleh karena banyaknya para manajer yang kurang memahami tentang Sistem InformasiManajemen , maka penyusun menyajikan makalah dengan judul “ Sistem Informasi Manajemen “.Dengan demikian , diharapkan nantinya para manajer dapat mengelola perusahaannya dengan baik

Minggu, 30 September 2012

Contoh Aplikasi Grafik Komputer dan Pengolahan Citra

1.     Grafik Komputer
·         Desain
Dalam proses desain grafika komputer terutama digunakan pada sistem engineering dan arsitektur. Pada umumnya Computer Aided Design (CAD) digunakan untuk pembuatan desain mobil, bangunan, pesawat terbang, kapal, komputer, tekstil, dan lain-lain. Pada beberapa aplikasi desain, objek ditampilkan dalam bentuk wireframe, dimana diperlihatkan keseluruhan bentuk, dengan bentuk internal dari objek tersebut. Penggunaan wireframe bermanfaat bagi designer untuk melihat isi dari objek tersebut..
·         Grafik Presentasi
Bidang lain yang berhubungan dengan grafika komputer adalah grafik presentasi yang dapat berupa cetakan, slide, dan transparansi. Grafik presentasi biasanya digunakan untuk melengkapi laporan keuangan, sains, data ekonomi, dan lain-lain. Bentuk grafik presentasi tersebut adalah chart, bar chart, pie chart, dan lain-lain.
·         Computer Art
Metode grafika komputer digunakan dalam aplikasi commercial art dan fine art. Seniman menggunakan bermacam-macam perangkat lunak grafik, dan kadang dilengkapi dengan perangkat keras khusus. Contoh perangkat lunak yang digunakan yaitu Corel Draw, Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, Macromedia, dan sebagainya.

·         Film
Pada pembuatan film layar lebar, komputer banyak digunakan untuk menunjang proses pemodelan, visualisasi, dan editing. Misalnya dalam proses special effect, film animasi.
2.     Pengolahan citra
Secara umum operasi pengolahan citra dapat diklasifikasikan dalam beberapa jenis berikut :
1. Perbaikan Kualitas citra (image enhancement)
Jenis operasi ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dengan cara memanipulasi parameter-parameter citra. Dengan operasi ini ciri-ciri khusus yang terdapat pada citra lebih ditonjolkan.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Perbaikan kontras gelap / terang (contrast enhncement).
b. Perbaikan tepian objek (edge enhancement)
c. Penajaman (sharpening)
d. Pemberian warna semu (pseudocoloring)
e. Penyaringan derau (noise filtering)


2. Pemugaran Citra (image restoration)
Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan / meminimumkan cacat pada citra Tujuan pemugaran citra hampir sama dengan perbaikan.

Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Penghilangan kesamaran (debluring).
b. Penghilangan derau (noise)
 3. Pemampatan Citra(image compression)
Operasi ini bertujuan untuk memampatkan citra sehingga memori yang dibutuhkan untuk menyimpan citra lebih kecil, tetapi hasil citra yang telah dimampatkan tetap memiliki kualitas gambar yang bagus.
Contohnya adalah metode JPEG.
4. Segmentasi citra (image segmentation)
Operasi ini bertujuan untuk memecah suatu citra ke dalam beberapa segmen dengan suatu kriteria tertentu. Jenis operasi ini erat kaitannya dengan pengenalan pola.
5. Analisis citra (image analysis)
Operasi ini bertujuan untuk menghitung besaran kuantitatif citra untuk menghasilkan deskripsinya. Teknik analisis citra mengekstraksi ciri-ciri tertetntu yang membantu dalam identifikasi objek. Proses segmentasi kadangkala diperlukan untuk melokalisasi objek yang diinginkan dari sekelilingnya.
Yang termasuk dalam klasifikasi ini antara lain:
a. Pendeteksian tepian (edge detection).
b. Ekstraksi batas (boundary)
c. Representasi daerah (region)
6. Rekonstruksi citra (image reconstruction)
Operasi ini bertujuan untuk membentuk ulang objek dari beberapa citra hasil proyeksi. operasi rekonstruksi citra banyak digunakan dalam bidang medis.
Contohnya adalah foto rontgen dengan sinar X digunkan untuk membentuk ulang gambar organ tubuh.

Pengolahan citra mempunyai aplikasi yang sangat luas dalam berbagai bidang kehidupan kita antar lain :
1. Bidang Militer
a. Mengenali sasaran peluru kendali melalui sensor visual.
b. Mengidentifikasi pesawat musuh melalui radar.
c. Teropong malam hari (night vision)
2. Bidang Medis / Kedokteran
a. Mendeteksi retak/patah tulang dengan CT Scan.
b. Rekonstuksi foto janin (USG).
c. Mendeteksi kanker (kanker otak)

3. Bidang Biologi
Pengenalan jenis kromosom melalui gambar mikroskopis
4. Bidang Pendidikan
Pengolahan pendaftaran mahasiswa menggunakan scanner.
5. Bidang Geografi dan Geologi
a. Pemetaan batas wilayah melalui foto udara / Landsat.
b. Mengenali jenis dan bentuk lapisan batuan bawah permukaan bumi melalui rekonstruksi hasil seismik.
6. Bidang Kepolisian / Hukum
a. Pengelan pola sidik jari (finger print).
b. Rekonstruksi wajah pelaku kejahatan.
c. Pengenalan pola hasil uji balistik.
7. Bidang Perdagangan
a. Pembacaan barcode pada barang di swalayan.
Mengenali huruf / angka pada suatu formulir secara otomatis.
8. Bidang Hiburan
Pemampatan video (MPEG).
9. Komunikasi data
Pemampatan citra yang ditransmisi (Internet).
Source :
http://id.wikipedia.org/wiki/Grafika_komputer

Kamis, 21 Juni 2012

MEMBETULKAN HARDISK


Memiliki harddisk yang rusak memang sangat menjengkelkan. Apalagi jika harddisk yang rusak tersebut berisi data-data yang penting bagi kita. Disamping harus kehilangan banyak data, kita juga bisa kehilangan harddisk tersebut. Tetapi sebelum anda membuang harddisk anda, ada baiknya anda simak terlebih dahulu artikel berikut, siapa tahu bisa membantu anda dalam memperbaiki harddisk dan tentu dengan harapan anda tidak jadi membuangnya, he…
Ok, langsung saja berikut beberapa tingkatan kerusakan harddisk dan bagaimana cara memperbaikiya. Disini memang sengaja dibedakan berdasarkan level, karena tingkat kesulitan dalam memeperbaikinya juga berbeda. Secara awam mungkin sulit untuk memperbaikinya, tetapi secara teknis harddisk yang rusak bisa diperbaiki, tergantung level kerusakannya.
Saya membagi harddisk menjadi 4 level, ini berdasarkan riset dan pengalaman saya pribadi selama menangani kerusakan harddisk.
  1. Level 1
    Kerusakan yg terjadi pada level ini bisanya disebabkan Bad sector. Untuk menanganinya ada beberapa cara dan variasi percobaan, disesuaikan dengan merk harddisk dan banyaknya bad sector.
    • Untuk penangan awal bisa gunakan perintah FORMAT C:/C (sesuaikan dengan drive yg akan diformat). /C digunakan untuk mebersihkan cluster yg rusak.
    • Langkah kedua jika belum berhasil bisa gunakan program Disk Manager dari masing-masing pabrik pembuat Harddisk.
    • Jika belum berhasil juga anda bisa gunakan software HDDREG , silahkan download di internet programnya.
    • Jika belum berhasil coba cara Low Level Format atau Zero File.
    • Jika masih belum bisa, anda bisa lakukan pemotongan sector harddisk yg rusak, dengan cara membaginya dan tidak menggunakan sector yang rusak.
  2. Level 2
    Kerusakan yang terjadi pada level 2 adalah Kehilangan Partisi Harddisk dan Data . Ini bisa disebabkan oleh virus atau kesalahan menggunakan program utility. Ada yg perlu diperhatikan dalam mengembalikan Partisi harddisk yang hilang, yaitu kapasitas harddisk dan Jenis File Systemnya. Partisi dengan File System FAT lebih mudah dikembalikan dibanding NTFS atau File System Linux.
    • Cek terlebih dahulu partisi harddisk dengan menggunakan FDISK atau Disk Manager
    • Untuk mengembalikannya bisa gunakan software seperti Acronis Disk Director, Handy Recovery, Stellar Phoniex dll.
  3. Level 3
    Kerusakan yg menyebabkan harddisk terdeteksi di BIOS tetapi tidak bisa digunakan, selalu muncul pesan error pada saat komputer melakukan POST. Biasanya ini disebabkan FIRMWARE dari harddisk tersebut yg bermasalah. Untuk gejala ini banyak terjadi pada harddisk merk Maxtor dengan seri nama-nama Dewa. Untuk memperbaikinya anda bisa download program Firmware dari website merk harddisk tersebut.
  4. Level 4
    Kerusakan yang menyebabkan Harddisk benar tidak terdeteksi oleh BIOS dan tidak bisa digunakan lagi. Ini level yang tersulit menurut saya. Karena untuk perbaikannya kita butuh sedikit utak atik perangkat elektronika dan komponen dalamnya. Menganggulangi harddisk yang tidak terdeteksi oleh BIOS banyak cara.
    • Mengecek arus listrik yg mengalir ke harddisk
    • Mengganti IC pada mainboard Harddisk
    • Buka Penutup Cover harddisk dan cek posisi Head harddisk
    • Cara yg extreme harddisk yg rusak bisa dikanibal dengan harddisk yg lain yg keruskan berbeda, bisa dengan cara mengganti maiboardnya atau mengambil IC nya.
Semoga ini bisa jadi referensi tambahan buat kalian yang ingin mencoba memperbaiki harddisk. Dan semoga tulisan ini juga bisa menambah wawasan bagi anda pengunjung sobatPC. Terima kasih

Kata kunci terkait dengan postingan :

cara memperbaiki hardisk yang rusak, hardisk rusak, cara memperbaiki hardisk rusak, Memperbaiki hardisk rusak, memperbaiki hardisk yang rusak, cara memperbaiki hardisk yang tidak terbaca, servis hardisk, cara servis hardisk, service harddisk, cara memperbaiki hardisk yang tidak terdeteksi, perbaiki hardisk rusak, harddisk rusak, service hardisk, cara memperbaiki hardisk, cara perbaiki hardisk rusak, memperbaiki hardisk, service hardisk rusak, memperbaiki harddisk, memperbaiki hardisk mati, cara memperbaiki hardisk laptop yang rusak, cara memperbaiki hardisk laptop, memperbaiki hardisk yang tidak terdeteksi, hardisk mati, cara service hardisk, Cara memperbaiki harddisk rusak, memperbaiki harddisk rusak, cara servis hardisk rusak, repair hardisk rusak, cara cek hardisk rusak, memperbaiki hardisk yang tidak terbaca, cara mengatasi hardisk yang tidak terdeteksi, perbaikan hardisk rusak, servis hardisk rusak, reparasi hardisk, servis harddisk, hard disk rusak, cara membetulkan hardisk rusak, cara mengatasi hardisk tidak terdeteksi, cara memperbaiki partisi hardisk yang rusak, cara mengetahui harddisk rusak, cara benerin hardisk rusak, cara service harddisk, service hdd, cara memperbaiki hardisk yang tidak terdeteksi bios, cek hardisk rusak, cara servis hardisk mati, benerin hardisk rusak, cara mengatasi hardisk rusak, cara memperbaiki hardisk mati, cara perbaiki hardisk yang rusak

Kamis, 03 Mei 2012

pengantar data elektronik


Pengolahan data menggunakan komputer dikenal dengan nama Pengolahan Data Elektronik atau Electronic Data Processing (EDP). Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan. Pengolahan data (data processing) adalah manipulasi dari data ke dalam bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti, berupa suatu informasi. Informasi (information) adalah hasil dari pengolahan data dalam bentuk yang lebih berarti. Jadi Pengolahan Data Elektronik atau Elektronic Data Processing adalah proses manipulasi data ke dalam bentuk yang lebih berarti berupa informasi dengan menggunakan suatu alat elektronik yaitu komputer.
Pengolahan data elektronik memiliki siklus, siklus pengolahan data elektronik terdiri dari tiga tahapan dasar yaitu : Input, Processing, Output.
pengolahan data elektronik
Kemudian dikembangkan lagi dengan menambahkan tiga atau lebih tahapan lagi yaitu : Origination, Storage, Distribution.
pengolahan data elektronik1
Adapun penjelasan masing-masing tahap adalah sebagai berikut :
  • Origination : tahap ini berhubungan dengan proses pengumpulan data.

  • Input : tahap ini merupakan proses memasukkan data ke dalam proses komputer.

  • Processing : tahap ini merupakan proses pengolahan dari data yang sudah dimasukkan yang dapat berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan atau mencari di storage.

  • Output : tahap ini merupakan proses yang menghasilkan output dari pengolahan data berupa informasi.

  • Distribution : tahap ini merupakan proses distribusi output kepada pihak yang berhak atau membutuhkan informasi.

  • Storage : tahap ini merupakan tahap perekaman atau penyimpanan hasil pengolahan data. Hasil pengolahan data yang telah tersimpan di storage (simpanan luar) dapat dijadikan input untuk proses pengolahan data selanjutnya.

  • Pemrosesan data elektronik (Inggris: electronic data processing disingkat EDP) adalah metode dalam suatu pemrosesan data komersial. Sebagai bagian dari teknologi informasi, EDP melakukan pemrosesan data secara berulang kali terhadap data yang sejenis dengan bentuk pemrosesan yang relatif sederhana. Sebagai contoh, pemrosesan data elektronis dipakai untuk pemutakhiran (update) stock dalam suatu daftar barang (inventory), pemrosesan transaksi nasabah bank, pemrosesan booking untuk tiket pesawat terbang, reservasi kamar hotel,

Sejarahnya~
Pada tahun 1994, salah seorang desainer Microsoft bernama Vincent Connare terkejut ketika ia melihat font Times New Roman dipakai untuk mengisi balon percakapan pada sebuah komik. menurut Vincent, hal itu sangat tidak sesuai Dia pun segera merencanakan sebuah project untuk membuat font bernama Comic Sans. Pada awalnya, Comic sans hanya digunakan untuk aplikasi dan program pembelajaran anak-anak. Namun entah bagaimana, Comic Sans kemudian muncul sebagai salah satu font default pada Windows 95, operating system dengan pengguna terbanyak pada masa itu.

Dalam sekejap, Comic Sans menjadi begitu populer. Font ini digunakan untuk banyak kepentingan, mulai dari signage di jalan-jalan, pamflet, brosur, kartu nama, dll. Pertumbuhannya begitu cepat, bahkan, diperkirakan untuk tahun 2013 nanti, Comic Sans akan melewati tingkat kepopuleran Helvetica dan Times New Roman.
Kekurangan

- Weight dan kerning antar font sangat amburadul/ berantakan
- Desain font burul
Kelebihan
- Characterful
- Untuk menjadi font pidato balon di microsoft 3D Movie Maker
- Font umum
- Font unik
NYALA
Nyala adalah font Ethiopia dirancang oleh John Hudson dan Geraldine Wade. Font Nyala fitur Ethiopia diselaraskan dengan karakter Latin untuk dokumen dwibahasa. Jenis huruf Nyala adalah nama untuk Nyala Gunung, sebuah kijang asli yang ditemukan di pegunungan Etiopia. Karakter Ethiopia dalam font Nyala dirancang oleh John Hudson didasarkan pada gambar awal oleh Geraldine Wade. Karakter Latin di Nyala dirancang oleh John Hudson untuk bisa selaras dengan karakter Ethiopia. Font Nyala mendukung Ethiopia, Amharic, Tigrinya dan Tigre, dan juga bahasa modern lainnya dari Ethiopia dan Eritrea termasuk Ge’ez – bahasa tulisan suci kuno.
Kekurangan
Tidak ada
Kelebihan
- mudah di baca
- font umum


ARIAL NARROW
Arial diperkenalkan sebagai font TrueType pada tahun 1990, dan sebagai PostScript font pada tahun 1991. Edisi TrueType telah dikirimkan sebagai bagian dari Microsoft Windows sejak diluncurkannya Windows 3.1 pada tahun 1992 Arial itu. digunakan sebagai default font untuk keluarga font sans-serif/Swiss generik di MS Windows.
Sejak tahun 1999, Microsoft Office telah dikirimkan dengan Arial Unicode MS, versi Arial yang meliputi banyak karakter internasional dari standar Unicode. Versi tipografi adalah font pan-Unicode yang paling banyak didistribusikan.
Arial MT, versi PostScript dari keluarga font Arial, dibagikan dengan Acrobat Reader 4 dan 5.
PostScript tidak memerlukan dukungan untuk satu set tertentu font, tapi Arial dan Helvetica adalah salah satu dari keluarga 40 atau lebih jenis huruf yang PostScript Level 3 perangkat biasanya mendukung.
Mac OS X Mac OS versi pertama untuk menyertakan Arial. Kapal-kapal sistem operasi dengan Arial, Arial Black, Arial Narrow, dan MT Arial lengkung. Namun, font default Mac OS X untuk keluarga font sans-serif/Swiss generik Helvetica.
Dimasukkannya Arial dengan Windows dan Mac OS telah berkontribusi untuk itu menjadi salah satu tipografi yang paling banyak beredar dan digunakan di dunia.
 Kekurangan
Tidak ada 
Kelebihan
- Spreadsheet
- Untuk judul
- Font umum
- Mudah di baca

Senin, 16 April 2012

record retentron schedule


Record Retention Schedule
1.pengertian
                Sebelum kita masuk ke dalam pengertian schedule, maka kita ulang sedikit masalah filing yang sudah di bicarakan
                Dalam filing kita bicarakan bagai mana cara menyimpan data data ataupun surat surat perusahaan yang penting, tanpa melihat batas waktu sebenarnya berapa lama papers tersebut seharus nya di simpan untuk itu masalah kapan dan perlukah suatu papers disimpan mengetahui apa yang di namakan record retention schedule

                Adapaun penegertian record retention schedule fx soedjadi adalah sebagai berikut

                Record retention schedule adalah suatu kebijakan yang harus di lakukan rangka proses manajemen yaitu yang berhubungan dengan penggolongan pemilihan distribusi ataupun disposisi dari record unuk menentukan records yang mana yang perlu di tetapkan disimpan untuk selama lamanya serta jenis records mana dan dalam jangka waktu berapa lama pula dimusnahkan sudah di perlukan lagi

2. PENGGOLONGAN RECORDS
                Penggolongan record ini dilakukan untuk mengantasi masalah dalam melakukan pemilihan dan menentukan kapan suatu harus du musnahkan atau di simpna untuk selamanya!
Berdasarkan pertimabangan tertentu yang di sesuaikan dengan kondisi suatu instansi, keadaan perusahaan ,kepentingan records terhhadap hasil pengambilan keputusan biaya yang harus di keluarkan serta dasar sisterm filing yang dipakai maka suatu record bias di tentukan kapan dan jenis apa yang harus di musnahkan

Adapun pengolongan records menurut fx sudjadi adalah sebagai berikut

1.records yang tidak penting
2.record yang tidak ada manfaat nya
3.record yang penting
4.records yang sangat penting

1.recors yang tidak penting
                Record yang tidak penting disini dimaksudkan semua surat surat, catatan
Maupun laporan yang hanya digunakan waktu yang singkat atau bahkan hanya digunakana dalam beberapa menit saja oleh karena itu kalau records tersebut disimpan hanya akan membuang tenaga penyimpanan , biaya perawatan tempat maupun waktu sehingga sebagai records yang tudak penting ini sebaik nya di musnahkan saja
2. recors  yang tidak dimanfaatkan
                Maksud record disini adalah record yang masa penggunaaan nya dalam waktu yang terbatas sehingga perlu dimasukkan ke dalam file yang untuk sementara waktu disimpan untuk kemudian di musnahkan kalau sudah melewati batas waktu kadaluarsa


3. recors yang penting  
                Yang termasuk record ini adalah catatan atau laporan atau document yang mempunyaiwaktu penggunaannya dalam jangka waktu yang relative lama

                Record ini karena mempunya usia pemakaian yang relative lama maka record ini harus dimasukkan ke dalam file yang terlah disesuiakan dengan system yang dipakai dan memerklukan pemeriksaan yang secara terus menerus

                Penyimpanan records ini bias dimaksukkan kedalam almari almari atau file cabinet yang mempunyai usia pemakaian sampai sepuluh tahun sehingga keaamanan file yang disimpan terjamin

                Apabila records tersebut adalah melewati batas waktunya maka records tersebut bias dimusnahkan dengan catatan menunggu pemeriksaan dari pejabat berwenang

4. records yang sangan penting
                Records inilah yang akan disimpan selama lamanya sampai bangkrutnya perusahaan atau instantis yang bersangkutan. Karena records ini menyangkut segi yurudus atau historis berdirinya suatu perusahaan
Sebelum records ini disimpan pada tempat penyimpanan yang permanen records recoreds ini harus melewati proses yaitu dimasukan terlebih dahulu ke dalam tempat penyimpanan sementara bari kemudian  sebelum  dipindahakan ke tempat penyimpanan melalui pemeriksaan yang berwenang untuk dimasukan ke dalam tempat penyimpanan yang permanen

FILING

Filing systems

In civil procedure systems, filing rules can be mandatory or permissive. In a mandatory filing system, all documents of legal importance exchanged between the parties are also filed with the court, while in a permissive filing system, nothing needs to be filed until the case reaches a point where direct judicial management is absolutely necessary (such as the brink of trial).
For example, the United States federal courts operate on a mandatory filing system (with minor exceptions for the most routine discovery exchanges).[1] In contrast, the U.S. state of New York is notorious for its permissive filing system, which was modified in 1992 but still largely operates in its traditional form in certain lower courts.[2]
Filing may also refer to submission of a form to a government agency, with or without an accompanying fee.

Filing methods

Filing traditionally has been performed by visiting a clerk at a filing window, paying a filing fee by cash, check, or credit card, and submitting the document to be filed in duplicate or even triplicate. For each document filed, the court clerk inspects the document to ensure compliance with the court's rules on how legal documents should be formatted, verifies that the filer has not been declared a vexatious litigant, and confirms that the case number and caption are for a valid case. Next, the court clerk then stamps both copies with a large stamp that indicates the name of the court and the date the document was filed, then keeps one copy for the court's files and returns one copy to the filer for the filer's own records. In courts that require triplicate submissions, the third copy is then taken (either by the clerk or by the filer) to the chambers or courtroom of the judge assigned to the case. The clerk then adds the document to the docket for the case as well as any related deadlines or events.
If the document is the first pleading filed in a case (usually the complaint), the court clerk also assigns a new case number and opens a new file for the case.
A newer phenomenon is electronic filing, in which lawyers simply upload Portable Document Format electronic documents to a secure Web site maintained either by the court (for example, the U.S. has CM/ECF) or by a private commercial service like LexisNexis. This is convenient in that many courts can now accept filings at all hours, rather than only during regular business hours. Where e-filing is in effect, the filer is normally required to lodge a "courtesy copy" (that is, a conventional paper copy) at the chambers of the assigned judge by the next business day. The courtesy copy of the filing is merely used to decide the motion at issue and is discarded when no longer needed, since the electronic file is now the court's master copy of the case file.
A few progressive courts, such as the U.S. District Court for the District of Nevada, now work primarily with electronic files and have abolished the courtesy copy requirement for small filings below a certain number of pages.

Filing fees

Generally, filing fees are controversial because they impede access to justice. Although American litigants complain about fees all the time (for example, it costs $400 to file a complaint in Los Angeles), the American system is considered to be quite plaintiff-friendly by lawyers.
Many legal systems have filing fees for complaints that are proportional to the amount sought. Thus, the greater the damages sought, the higher the fee to file.
Even when one seeks a waiver for grossly unfair fees, courts tend to waive only the amount in excess of the plaintiff's total assets, with the perverse result that just to initiate a meritorious case, an already severely injured or damaged plaintiff may have to go bankrupt. The inherent unfairness of this system as actually implemented in Austria resulted in a U.S. Supreme Court decision, Republic of Austria v. Altmann (2004).

KOMUNIKASI DALAM ORGANISASI

1. PENGERTIAN ORGANISASI
Komunikasi berasal dari bahasa latin “communis” atau ‘common” dalam Bahasa Inggris yang berarti sama. Berkomunikasi berarti kita berusaha untuk mencapai kesamaan makna, “commonness”. Atau dengan ungkapan yang lain, melalui komunikasi kita mencoba berbagi informasi, gagasan atau sikap kita dengan partisipan lainnya. Kendala utama dalam berkomunikasi adalah seringkali kita mempunyai makna yang berbeda terhadap lambang yang sama.
2.Bagaimana cara menyalurkan ide dalam komunikasi
Komunikasi dalam organisasi sangat penting karena dengan adanya komunikasi maka seseorang bisa berhubungan dengan orang lain dan saling bertukar pikiran yang bisa menambah wawasan seseorang dalam bekerja atau menjalani kehidupan sehari-hari. Maka untuk membina hubungan kerja antar pegawai maupun antar atasan bawahan perlulah membicarakan komunikasi secara lebih terperinci.
Dalam menyalurkan solusi dan ide melalui komunikasi harus ada si pengirim berita (sender) maupun si penerima berita (receiver). Solusi-solusi yang diberikan pun tidak diambil seenaknya saja, tetapi ada penyaringan dan seleksi, manakah solusi yang terbaik yang akan diambil, dan yang akan dilaksanakan oleh organisasi tersebut agar mencapai tujuan, serta visi, misi suatu organisasi.
Akan tetapi dalam prakteknya proses komunikasi harus melalui tahapan-tahapan yang kadang-kadang tidak begitu mudah. Adapun tahapan-tahapan tersebut adalah sebagai berikut:
I. IDE (gagasan) => Si Sender
2. PERUMUSAN
Dalam perumusan, disini ide si sender disampaikan dalam kata-kata.
3. PENYALURAN (transmitting)
Penyaluran ini adalah bisa lisan, tertulis, mempergunakan symbol, atau isyarat dsb.
4. TINDAKAN
Dalam tindakan ini sebagai contoh misalnya perintah-perintah dalam organisasi dilaksanakan.
5. PENGERTIAN
Dalam pengertian ini disini kata-kata si sender yang ada dalam perumusan tadi menjadi ide si receiver.
6. PENERIMAAN
Penerimaan ini diterima oleh si penerima berita (penangkap berita).
Dalam membina kerja sama dalam kelompok inilah yang nantinya digunakan dalam rangka membina koordinasi organisasi kesatuan gerak dan arah yang sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.
Agar tercapai koordinasi dalam kerjasama pada organisasi itu sangat penting dilaksanakannya komunikasi yang setepat-tepatnya dan seefektif mungkin sehingga koordinasi dan kerjasama benar-benar dapat dilaksanakan setepat-tepatnya juga.
Suatu keputusan adalah rasional secara sengaja bila penyesuaian-penyesuaian sarana terhadap hasil akhir dicoba dengan sengaja oleh individu atau organisasi, dan suatu keputusan adalah rasional secara organisasional bila keputusan diarahkan ke tujuan-tujuan individual.
Pengambilan keputusan juga sangat memerlukan komunikasi yang setepat-tepatnya, karena dalam akhir dari pengambilan keputusan tersebut hendaknya juga merupakan pencerminan dari adanya koordinasi dan kerjasama yang tercipta dalam lingkungan perusahaan atau lingkungan organisasi.
3.Hambatan-hambatan Komunikasi
1. Mendengar.
Biasanya kita mendengar apa yang ingin kita dengar. Banyak hal atau informasi yang ada di sekeliling kita, namun tidak semua yang kita dengar dan tanggapi. Informasi yang menarik bagi kita, itulah yang ingin kita dengar.
2. Mengabaikan informasi yang bertentangan dengan apa yang kita ketahui.
3. Menilai sumber.
Kita cenderung menilai siapa yang memberikan informasi. Jika ada anak kecil yang memberikan informasi tentang suatu hal, kita cenderung mengabaikannya.
4. Persepsi yang berbeda. Komunikasi tidak akan berjalan efektif, jika persepsi si pengirim pesan tidak sama dengan si penerima pesan. Perbedaan ini bahkan bisa menimbulkan pertengkaran, diantara pengirim dan penerima pesan.
5. Kata yang berarti lain bagi orang yang berbeda. Kita sering mendengar kata yang artinya tidak sesuai dengan pemahaman kita. Seseorang menyebut akan datang sebentar lagi, mempunyai arti yang berbeda bagi orang yang menanggapinya. Sebentar lagi bisa berarti satu menit, lima menit, setengah jam atau satu jam kemudian.
6. Sinyal nonverbal yang tidak konsisten.
Gerak-gerik kita ketika berkomunikasi – tidak melihat kepada lawan bicara, tetap dengan aktivitas kita pada saat ada yang berkomunikasi dengan kita-, mampengaruhi porses komunikasi yang berlangsung.
7. Pengaruh emosi.
Pada keadaan marah, seseorang akan kesulitan untuk menerima informasi. apapun berita atau informasi yang diberikan, tidak akan diterima dan ditanggapinya.
8. Gangguan.
Gangguan ini bisa berupa suara yang bising pada saat kita berkomunikasi, jarak yang jauh, dan lain sebagainya.